| idntimes.com |
Liburan adalah suatu yang menyenangkan karena kita lepas dari jebakan rutinitas kerja dan dapat menikmati hal baru yang menyenangkan. Lepas dari rutinitas saja sudah menyenangkan apalagi melakukan sesuatu yang kita sukai, tentu lebih menyenangkan.
Sumbawa Vs Sumba dan Susu Kuda Liar
Namun ada pengalaman getir yang harus kuhadapi ketika berlibur. Dan ini tampaknya akan menjadi rutinitas baru bagi orang-orang yang berada atau akan tinggal di Sumba atau Sumbawa seperti saya.
Mengapa? Karena akan berulang kali harus menjelaskan ke orang-orang di luar sana yang tak se’smart’ handphone yang mereka pakai..(teramat kesal) bahwa SUMBA itu tak sama dengan SUMBAWA.
Sumbawa ada di Provinsi NTB dan SUMBA berada di Provinsi NTT. Jadi keduanya berjauhan, dekatnya hanya kalau di peta dan diperkecil. Yah, tetangga sih… tetangga provinsi tapi…
Hal yang kedua yang mereka akan tanyakan, dan tentu kalian harus menjelaskan adalah, “Apakah di sana banyak kuda liar?” Wow… Perasaan selama ini jarang ada kuda liar, semua kuda piaraan orang, atau setidaknya ada pemiliknya. Imaginasi kita menjadi liar gegara gencarnya iklan ’SUSU KUDA LIAR’, yang saya juga tak tahu dari mana asalnya.
Coba tanyakan kepada penjualnya, mungkin mereka juga akan kesulitan menjelaskan. Apalagi kalau harus menjelaskan beda SUMBA dan SUMBAWA, bagi mereka yang penting adalah orang membeli produk mereka.
Berharap dan berdoa saja akan ada produsen susu kuda liar yang mampu menjelaskan bagaimana mereka mendapatkan susu dari kuda yang liar itu. Semoga kita yang tak mengerti akan tercerahkan.
Sumba dan Sumbawa sering disamakan begitu saja, seperti baru-baru ini. Dalam pemberitaan media nasional Anang dan Ashanty pergi menjemput ART mereka di Sumba, namun ada pula yang salah masih salah tulis menjadi Sumbawa.
Persamaan Sumba dan Sumbawa
Persamaan kedua pulau ini adalah kedua-duanya menjadi alternatif bagi wisata selain ke Bali, biasanya mereka akan menuju Sumba atau Sumbawa, atau bahkan kedua-duanya.
Kedua pulau ini dikenal dengan wisata alamnya yang luar biasa indah, masih alami dan bersih dari pencemaran limbah industri. Limbah industri kurang, karena memang tak ada kawasan industri di dua Pulau ini.
Indonesia Timur?
Hati selalu tak terima, ingin protes, protes dengan inkonsistensi Orang Indonesia ‘kudet’. Bagaimana tidak? Sumba dan Sumbawa dikategorikan sebagai Indonesia bagian Timur, termasuk Ambon, Papua, dst.
Senyatanya Sumba dan Sumbawa dalam pembagian waktu, masuk dalam Waktu Indonesia Tengah (Wita). Tengah itu beda dengan Timur, walau kalau dari sisi orang bagian barat tentu menyebut Timur, tapi Sumba dan Sumbawa lebih barat dari Papua dan Maluku (semoga pulau lain tak protes karena tak disebut).

0 Komentar